Jumat, 11 Oktober 2013

Ilmu Sosial Dasar - Transportasi, Masalah Masyarakat Atau Institusi ?

Transportasi , Masalah Masyarakat Atau Institusi ?

Tidak dapat dipungkiri saat ini dunia sudah mulai terintegrasi satu sama lainnya. Globalisasi membawa setiap negara seolah menjadi tanpa sekat dan tidak ada batasan ruang dan waktu. Globalisasi pula telah membawa kesenjangan dan ketidaksetaraan antara kaum miskin dan kaya. Terlepas dari globalisasi yang luas. Ada dampak yang nyata dari globalisasi tersebut terhadap perkembangan transportasi di setiap negara khususnya di Indonesia.
Di era yang modern ini alat transportasi merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi seluruh kalangan masyarakat baik di perkotaan, pedesaan bahkan di daerah pegunungan. Tanpa transportasi pekerjaan yang biasa kita lakukan akan terganggu dan memungkinkan pekerjaan tidak akan terselesaikan dengan cepat dan tepat.
Alat transportasi di negeri ini dari masa ke masa semakin banyak perubahan. Berawal dari alat transportasi tradisional sampai ke alat transportasi modern yang saat ini sering kita rasakan seperti bus, mobil, motor, kereta api dll.
Menurut Utamo, transportasi memiliki fungsi dan manfaat yang terklasifikasi menjadi beberapa bagian penting. Transportasi memiliki fungsi yang terbagi menjadi dua yaitu melancarkan arus barang dan manusia dan menunjang perkembangan pembangunan (the promoting sector). Sedangkan manfaat transportasi menjadi empat klasifikasi yaitu: Manfaat Ekonomi, Manfaat Sosial, Manfaat Politis Manfaat Kewilayahan.


Fenomena yang menjadi pemasalahan saat ini adalah :

1.  Kondisi di tubuh masyarakat hampir dalam satu keluarga masing-masing mempunyai transportasi sendiri. Didasari dengan kondisi masyarakat itu sendiri yang sudah konsumtif terhadap suatu barang khususnya transportasi maka dengan kata lain alat transportasi tersebut merupakan barang yang harus dimiliki. Tingkat keinginan masyarakat lebih besar dibanding dengan tingkat kebutuhan masyarakat pada transportasi itu sendiri. Alasan yang lain bahwa alat transportasi ini pun bisa menunjukkan tingkat strata sosial. Contoh anak SMP atau anak SMA yang tidak mempunyai alat transportasi sendiri akan merasa ketinggalan zaman dan mendapatkan cemoohan dari teman lainnyan. Pernyataan itulah yang mendorong tingkat kegengsian para masyarakat semakin tinggi, bukan hanya di kawasan kota tapi sampai ke daerah pegunungan.

2.  Keinginan masyarakat untuk memiliki transportasi sendiri di dukung oleh instansi-instansi yang menawarkan barangnya dengan berbagai macam cara agar instansi tersebut mendapatkan keuntungan dan masyarakat pun bisa mendapatkan apa yang menjadi keinginannya. Contoh DP atau biaya cicilan motor yang sangat murah, sehingga masyarakat tergoda untuk mendapatkanya walaupun harus melalui pengorbanan yang amat besar

3. Fasilitas angkutan umum kondisinya saat ini sangat memprihatinkan. Selain itu juga sering diinfomasikan terjadinya tingkat kriminalitas yang tinggi. Sehingga membuat para masyarakat semakin enggan untuk menggunakan alat transportasi berupa angkutan umum. Hal lain yang menyebabkan masyarakat tidak mau menggunakan transportasi umum yaitu ongkos yang tidak sesuai dengan kondisi saku masyarakat, apalagi jika terjadi peningkatan harga BBM. Bisa jadi masyarakat yang setiap kali menggunakan transportasi umum merasa tercekik dengan dana yang harus dikeluarkan.
Dampaknya dari itu semua tidak lain adalah kemacetan yang terjadi di setiap ruas jalan. Estimasi efisiensi waktu pun bisa terbuang percuma. Bayangkan saja perjalanan yang biasanya ditempuh hanya membutuhkan 15 menit justru bisa sampai 1 jam dikarenakan kemacetan itu. Jika kondisi tersebut selalu terulangan maka aktifitas yang memungkinkan bisa menghasilkan manfaat untuk kita, nyatanya akan terbuang disebabkan kita yang beradu dengan kemacetan di jalanan.


Sumber :


            Menurut pendapat saya tentang masalah transportasi adalah :

1.      Sebaiknya untuk anak sekolah tidak menggunakan kendaraan pribadi karena sangat berbahaya dan juga mereka belum mempunyai surat izin mengemudi (SIM)
2.      Untuk masyarakat di daerah kota lebih baik menggunakan kendaraan umum ,karena bisa mengurangi dampak polusi yang makin hari makin meningkat
3.   Pemerintah memberikan fasilitas umum yang sangat baik sehingga masyarakat menjadi merasa nyaman dengan menaiki kendaraan umum